STOIKIOMETRI

 

STOIKIOMETRI

Stoikiometri  berasal dari bahasa latin (stoicheion;unsure atau bagian;metron;ukuran) mempelajari aspek kuantitatif reaksi kimia atau rumus kimia.Aspek kuantitatif diperoleh melalui pengukuran massa,volume,jumlah,dan sebagainya,yang terkait dengan jumlah atom,ion,molekul dan rumus kimia,serta keterkaitannya dalam suatu reaksi kimia

Rumus senyawa

1. Rumus empiris

Rumus paling sederhana yang menyatakan perbandingan atom atom dari berbagai unsur pada senyawa

2. Rumus molekul

Menyatakan jumlah sesungguhnya dari masing masing atom yang  ada pada suatu molekul

3.Rumus struktur

memberikan  cara bagaimana atom-atom di dalam molekul berikatan

memberikan informasi yang memungkinkan kita menulis rumus molekul dan rumus empirisnya

Rumus (formula) NaCl

formula NaCl

Struktur kristal NaCl tersusun atas ion  Na+ and ion Cl- .Satuan rumus (unit formula ) garam dapur  paling sederhana adalah NaCl

rumus struktur dan rumus molekul


Makna rumus kimia air, H2O


makna rumus kimia air

Struktur molekul air
(Fasa cair dan fasa padat)

struktur molekul air

Massa molekul adalah jumlah massa atom pada molekul tersebut.

Massa molar adalah massa 1 mol unsur atau massa 1 mol senyawa.

Makna rumus kimia air

makna rumus molekul air

Persamaan Reaksi

     1. Reaksi kimia dan persamaan reaksi

     2. Perhitungan jumlah reaktan dan produk

         (Makna koefisien reaksi pada persamaan reaksi)

     3. Pereaksi pembatas

     4. Hasil teoritis, hasil sesungguhnya dan Persentase Hasil

reaksi pembakaran gas hidrogen

reaksi pembakaran gas metana

reaksi pembakaran gas etana
persamaan reaksi setara

analogi pereaksi pembatas
pereaksi pembatas


Hasil teoritis dan Persen hasil

Hasil teoritis : banyaknya produk yang diperoleh dari reaksi yang berlangsung sempurna (melalui perhitungan)

Hasil sesungguhnya : jumlah produk sesungguhnya yang diperoleh dalam eksperimen

Persen hasil ukuran efisiensi suatu reaksi







 

 



TRIK MENGHAFAL UNSUR-UNSUR KIMIA

 

CARA MUDAH MENGHAFAL UNSUR-UNSUR DALAM TABEL PERIODIK

Kimia adalah salah satu mata pelajaran yang kurang diminati oleh siswa dikarenakan banyak pokok bahasan yang abstrak dan bersifat hafalan.Hal ini tentunya menjadi tantangan untuk kita agar dapat menemukan cara yang membuat hal abstrak menjadi kongkrit.

Dalam pokok bahasan sistem periodik unsur,menghafal nama unsur dalam SPU merupakan keterampilan dasar yang wajib dikuasai siswa,namun demikian banyak siswa yang merasa kesulitan untuk menghafal nama-nama unsur yang jumlahnya banyak tersebut.

trik dan tips dalam menghapal unsur-unsur tabel periodik
tabel periodik unsur

Menghafalkan tabel periodik dengan jembatan keledai

Tabel periodik adalah tabel yang berisi identitas unsur-unsur yang disusun secara berkala,dimana terdapat lajur mendatar yang disebut periode dan lajur tegak yang disebut golongan.Ada 118 unsur yang ada di dalam table periodik.Namun,golongan A adalah unsur-unsur yang paling penting untuk dihafalkan di awal mempelajari ilmu kimia.

Jembatan keledai adalah salah satu teknik mnemonic yang banyak digunakan karena simple,mudah diingat dan menyenangkan.Teknik ini membantu mengingat sesuatu dengan menggunakan kata-kata yang menarik,sederhana dan mudah diingat.Metode jembatan keledai dapat diterapkan dalam menghafal nama-nama unsur golongan A yang sangat banyak jumlahnya tersebut.Metode menghafal dengan jembatan keledai ini sudah terbukti sangat memudahkan siswa dalam belajar materi sistem periodik unsur.

Golongan IA  terdiri dari H (Hidrogen),Li (Lithium),Na (Natrium),K (Kalium),Rb (Rubidium),Cs (Caesium),Fr (Fransium)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Hari Libur Nanti Kita Rebus Chesee Francis

Golongan IIA terdiri dari Be (Berilium),Mg (Magnesium),Ca (Kalsium),Sr (Stronsium),Ba (Barium),Ra (Radium)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Beli Mangga Cari Srikaya Banyak Rasa

Golongan IIIA terdiri dari B (Boron),Al (Almunium),Ga (Galium),In (Indium),Tl (Thalium)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Butuh Alamat GambarIn dan TuLisin ya”

Golongan IVA terdiri dari C (karbon),Si ( Silikon),Ge (Germanium),Sn (Stannum),Pb (Plumbum)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Cerita Si Gendis Senang Perlombaan”

Golongan VA terdiri dari N (Nitrogen),P (Fosfor),As (Arsen),Sb (Antimon),Bi (Bismut)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “NaPAs Sebelum Binasa”

Golongan VIA terdiri dari O (Oksigen),S (Sulfur),Se (Selenium),Te (telenium),Po (Polonium)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Oh Siti Senyummu Terlalu Polos”

Golongan VIIA terdiri dari F (Flour),Cl (Chlor),Br (Bromium),I (Iodin),At (Astatin)

Bisa kita hafalkan dengan kalimat “Fuji Colour Berwarna Itu Antik’

Golongan VIIIA terdiri dari He (Helium),Ne (Neon),Ar (Argon),Kr (Kripton),Xe (Xenon),Rn (Radon)

Bisa hafalkan dengan kalimat “Helikopter Negara Argentina kira-kira serang Ranjau”

 

 


Biografi Antoine Lavoiser

Biografi Antoine Lavoisier

Antoine Laurent Lavoisier lahir di Paris, Prancis pada tanggal 26 Agustus 1743. Ia dibesarkan dalam keluarga bangsawan dan kaya. Ayahnya adalah seorang pengacara dan ibunya meninggal ketika dia baru berusia lima tahun.

Antoine menemukan kecintaannya pada sains saat kuliah. Namun, ia awalnya akan mengikuti jejak ayahnya mendapatkan gelar sarjana hukum untuk menjadi pengacara.

Antoine Lavoiser



Karir Sebagai Ilmuwan

Lavoisier tidak pernah melakukan praktik hukum sebagai seorang pengacara walaupun ia bergelar sarjana hukum. Karena menurutnya ilmu sains jauh lebih menarik baginya. Ketika ibunya meninggal dunia, ia mewarisi banyak harta dan hidup sebagai bangsawan, mengejar berbagai hal yang ia inginkan.

Lavoisier mengawali karirnya dengan bekerja di berbagai posisi pemerintahan. Ia menjadi anggota Ferme Generale, pegawai pemerintah kerajaan yang bertugas dalam memunguut pajak dari rakyat untuk kerajaan Perancis.

Lavoisier juga terpilih di Royal Academy of Science pada tahun 1764. Pada tahun 1775, Lavoisier mendirikan laboratorium di Paris, tempat dimana dia bisa menjalankan eksperimen sains. Laboratoriumnya menjadi tempat berkumpulnya para ilmuwan.

Di laboratorium inilah Lavoisier membuat banyak penemuan penting di bidang kimia. Dalam melakukan penelitian, Lavoisier menganggap penting untuk menggunakan eksperimen, pengukuran yang tepat, dan pendalaman fakta dalam sains.

Hukum Kekekalan Massa

Ilmu kimia kala itu ketinggalan jauh ketimbang fisika, matematika dan astronomi. Sejumlah besar penemuan yang berdiri sendiri-sendiri sudah banyak diketemukan oleh para ahli ilmu kimia. Tetapi tak satu pun kerangka teori yang dapat jadi pegangan yang dapat merangkum informasi yang terpisah-pisah.

Salah satu teori ilmiah utama pada zaman Lavoisier adalah teori flogiston. Teori ini menyatakan bahwa api, atau pembakaran, terdiri dari elemen yang disebut flogiston.

Para ilmuwan mengira bahwa ketika benda-benda terbakar mereka melepaskan flogiston ke udara. Lavoisier kemudian membantah teori flogiston ini.

Pada tahap pertama, menurut Lavoisier, teori Flogiston sepenuhnya tidak benar. Tidak ada benda yang namanya Flogiston. Proses pembakaran terdiri dari kombinasi kimiawi tentang terbakarnya barang dengan oksigen.

Ia mendemonstrasikan bahwa ada unsur bernama oksigen yang berperan besar dalam proses terjadinya pembakaran. Ia juga menunjukkan bahwa massa dalam suatu reaksi sama dengan massa reaktan. Dengan kata lain, tidak ada massa yang hilang dalam reaksi kimia.

…Dalam setiap reaksi kimia yang terjadi, jumlah massa zat-zat baik sebelum dan sesudah reaksi terjadi adalah tetap .- Hukum Kekekalan Massa Lavoisier

Penyataan Lavoisier ini kemudian dikenal sebagai Hukum Kekekalan Massa atau Hukum Lavosier. Hukum kekekalan massa ini merupakan salah satu hukum terpenting dan menjadi dasar dari kimia dan fisika modern.

Membuat Sistem Periodik Unsur

Lavoisier menghabiskan banyak waktu untuk mengisolasi unsur-unsur dan memecah senyawa kimia. Dia menemukan sistem penamaan senyawa kimia atau dikenal sebagai sistem periodik unsur yang terdiri dari banyak unsur.

Banyak dari sistemnya masih digunakan sampai sekarang. Antoine Lavoisier juga merupakan orang yang pertama kali menamai unsur hidrogen serta oksigen

Selama eksperimennya, Lavoisier menemukan bahwa air adalah senyawa yang terbuat dari hidrogen dan oksigen. Sebelum penemuannya, para ilmuwan sepanjang sejarah mengira bahwa air adalah sebuah elemen.

Lebih lanjut, Lavoisier juga menjelaskan bahwa udara bukanlah juga substansi elementer melainkan terdiri terutama dari campuran dua jenis gas, Oksigen dan nitrogen.

Buku Teks Kimia Pertama

Pada 1789, Lavoisier menulis buku berjudul Elementary Treatise of Chemistry. Ini adalah buku teks kimia pertama. Buku tersebut berisi daftar unsur, teori dan hukum kimia terkini (termasuk Hukum Kekekalan Massa), dan menyangkal keberadaan teori flogiston.

Dalam sistem Lavoisier (yang jadi dasar pegangan hingga sekarang) komposisi kimia dilukiskan dengan namanya. Untuk pertama kalinya penerimaan suatu sistem kimia yang seragam dijabarkan.

Sehingga memungkinkan para ahli kimia di seluruh dunia dapat saling berhubungan satu sama lain dalam hal penemuan-penemuan mereka.

Lavoisier merupakan orang pertama yang dengan gamblang mengemukakan prinsip-prinsip penyimpanan jumlah reaksi benda kimia tanpa bentuk tertentu, yakni reaksi dapat mengatur kembali elemen yang benar dalam substansi semula tetapi tak ada hal yang terhancurkan dan pada akhir hasil berada dalam berat yang sama seperti komponen asal.

Keyakinan Lovoisier tentang pentingnya kecermatan menimbang bahan kimiawi melibatkan reaksi yang mengubah ilmu kimia menjadi ilmu eksakta. Ini juga sekaligus menyiapkan jalan bagi banyak kemajuan-kemajuan di bidang kimia pada masa depan.

Lavoisier juga memberi sumbangan dalam bidang penyelidikan geologi, dan menyumbangkan pula dalam bobot yang meyakinkan di bidang fisiologi. Dia mampu menunjukkan bahwa proses fisiologi mengenai keringatan adalah pada dasarnya sama dengan proses pembakaran lambat.

Dengan kata lain, manusia dan bangsa binatang menimba energi mereka dari proses pembakaran organik yang perlahan dari dalam. Dengan penggunaan oksigen dalam udara yang dihimpunnya.

Lavoisier punya makna amat penting berkat formulasinya tentang teori kimia sebagai titik tolak tak tergoyahkan bagi sektor pengetahuan kimia pada jalur yang tepat. Sama seperti John Dalton, Antoine Lavoisier umumnya dianggap sebagai “Pendiri ilmu kimia modern”, atau “Bapak Kimia Modern”.

sumber : biografiku.com 

IKATAN KIMIA

 

IKATAN KIMIA

Sebuah batu tersusun atas butiran-butiran pasir yang sangat lembut,sedangkan pasir tersusun atas gabungan partikel-partikel silicon dioksida yang sangat kecil.Garam dapur tersusun dari ion-ion Natrium dan ion-ion klorida.Bagaimana ion-ion tersebut dapat bergabung membentuk garam dapur?

ikatan kimia

A.Kestabilan Atom

Sebagian besar atom berusaha untuk mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya (oktet).Supaya menjadi 8 elektron,atom berusaha melakukan suatu ikatan kimia baik ikatan ion(elektrovalen) maupun ikatan kovalen.

1.Pembentukan Ion

Unsur-unsur golongan IA dan IIA  mempunyai kecenderungan melepaskan elektron,Sedangkan atom-atom golongan VIA dan VIIA cenderung mengikat elektron.

2.Penggunaan bersama pasangan elektron

Ikatan kimia dapat terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron antara atom-atom yang mempunyai energy ionisasi tinggi dan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron yang rendah,Pasangan elektron yang digunakan bisa berasal dari kedua atom yang bergabung atau dapat pula berasal dari salah satu atom yang bergabung.

B.Ikatan Ion

Ikatan ion terjadi karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif dsn ion negatif.Ikatan ion terjadi antara unsure-unsur logam dengan unsure-unsur non logam.

1.Pembentukan Senyawa Ion.

Ikatan ion terjadi karena atom-atom yang mempunyai energy ionisasi rendah (mudah melepas elektron) akan melepaskan elektronnya dan membentuk ion positif.Elektron yang dilepas akan ditangkap oleh atom yang memiliki afinitas elektron besar(mudah menarik elektron) untuk membentuk ion negatif.Ion positif dan negative kemudian akan tarik-menarik dengan gaya elektrostatis membentuk senyawa yang netral.

Contoh: Pembentukan senyawa NaCl

Atom Natrium mempunyai nomor atom 11 dengan konfigurasi elektron :

11Na: 2  8  1

Atom Klorin mempunyai nomor atom 17 dengan konfigurasi elektron :

17Cl: 2  8  7

Untuk mencapai kestabilan,atom Na melepaskan sebuah elektron sehingga menyerupai gas mulia Ne.

Na              → Na+  + e

( 2 8 1)          ( 2  8 )

Atom Cl akan mengikat sebuah elektron yang dilepaskan oleh natrium tersebut sehingga akan mempunyai konfigurasi elektron sesuai gas mulia Ar.

Cl  + e -  → Cl

( 2 8 7 )       ( 2  8  8 )

Terjadi tarik menarik antara sebuah ion Na+ dan ion Cl membentuk gabungan ion NaCl.

2.Sifat Senyawa Ion

Beberapa sifat senyawa ion antara lain:

a.Kristalnya keras tetapi rapuh

    Apabila senyawa ion dipukul maka akan terjadi pergeseran posisi ion positif dan negative,dari yang semula berselang seling menjadi berhadapan langsung.Hal ini menyebabkan ion positif berhadapan dengan ion positif dan sebaliknya,Sehingga terjadilah gaya tolak menolak antara ion.Hal inilah yang menyebabkan senyawa ion menjadi rapuh.

b.Mempunyai titik didih dan titik lebur yang tinggi.

Hal ini disebabkan besarnya gaya elektrostatis yang ditimbulkan oleh ion positif dan ion negatif.

c.Mudah larut dalam air

Jika dilarutkan ke dalam air,gaya elektrostatis antara ion positif dan ion negatif menjadi lemah dan akhirnya terpecah.

d.Dapat menghantarkan arus listrik

Senyawa ion dalam keadaan cair dan larutan dapat menghantarkan listrik karena adanya ion-ion yang bebas bergerak.

C.Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen merupakan ikatan yang terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron.Pasangan elektron ini dapat berasal dari masing-masing atom yang saling berikatan.Ikatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen. Apabila pasangan elektron yang dipakai berasal dari salah satu atom yang berikatan,maka ikatan yang terbentuk disebut dengan ikatan kovalen koordinasi.

1.Pembentukan ikatan kovalen

Untuk menggambarkan bagaimana ikatan kovalen terjadi,digunakan rumus titik elektron (struktur Lewis).Rumus titik elektron (struktur Lewis) merupakan tanda atom yang di sekelilingnya terdapat tanda titik,silang,atau bulatan kecil yang menggambarkan elektron valensi atom yang berikatan.Untuk menentukan elektron valensi,perlu dibuat konfigurasi elektronnya.Berikut ini adalah struktur Lewis beberapa atom:

struktur Lewis beberapa atom

Contoh pembentukan senyawa

Ø Ø NH3

N

struktur LewisNH3


Ø PCl5

struktur Lewis PCl5

2.Ikatan Kovalen koordinasi

Ikatan kovalen koordinasi terjadi apabila pada pembentukan ikatan terdapat pasangan elektron yang hanya berasal dari salah satu atom yang berikatan.

Contoh pembentukan ikatan kovalen koordinasi

Ø SO3

ikatan kimia pada SO3

2.Menggambarkan Rumus  dan Titik elektron ( struktur Lewis ) untuk molekul poliatom

Cara meramalkan struktur Lewis dari molekul beratom banyak:

a.Gambarkan elektron terluar (elektron valensi) dari masing-masing atom

b.Umumnya atom-atom dalam struktur Lewis mempunyai delapan elektron valensi,kecuali atom hydrogen yang hanya mempunyai dua elektron (duplet)

c.Umumnya,atom H akan membentuk pasangan elektron bersama dengan sebuah elektron dari atom O dahulu (ikatan kovalen)

d.Sebuah elektron dari atom O yang tersisa akan membentuk ikatan dengan atom lainnya (ikatan kovalen)

e.Bila atom H dan atom O sudah dipasangkan semua,baru sisa elektron atom oksigen membentuk ikatan dengan elektron dari unsur lain membentuk ikatan kovalen atau ikatan kovalen koordinasi.

f.Umumnya,di dalam struktur Lewis semua elektron berpasangan,termasuk pasangan elektron bebas (tidak untuk berikatan)

Contoh pembentukan struktur lewis H2SO4

struktur LewisH2SO4

4.Penyimpangan Kaidah Oktet

Beberapa molekul kovalen mempunyai struktur Lewis yang tidak octet atau duplet.Struktur demikian dapat dibenarkan karena fakta menunjukkan adanya senyawa tersebut,misalnya CO dan BF3.Pada umumnya,molekuk yang mempunyai elektron valensi ganjil akan mempunyai susunan tidak octet,misalnya molekul N2O dan PCl5.

5.Ikatan Campuran  Ion dan Kovalen

Di dalam suatu molekul,kadang-kadang terdapat ikatan kovalen dan ikatan ion.Bahkan,dapat juga terdapat ikatn ion,kovalen dan kovalen koordinasi sekaligus.Untuk itu penggambaran struktur Lewis nya harus jelas,mana yang menjadi ion positif dan mana yang menjadi ion negatif.Contoh,pada senyawa NaOH,terjadi ikatan ion antara ion Na+ dengan ion OH- sedangkan ikatan kovalen terjadi antara atom o dan atom H.










BIOGRAFI JOHN DALTON,BAPAK KIMIA DUNIA,

 

Biografi John Dalton

 

John Dalton

John Dalton dilahirkan dalam keluarga pedagang kaya. Kakeknya yang bernama Jonathan Dalton adalah pembuat sepatu. Nama orang tua John Dalton  yaitu Joseph Dalton yang bekerja sebagai seorang penenun. Sementara ibunya bernama Deborah Greenup.

Dia bersekolah di sekolah John Fletcher’s Quaker Grammar School di Eaglesfield, Inggris. Ketika John Dalton baru berusia 12 tahun, Pemilik sekolah bernama John Fletcher menyerahkan sekolah tersebut kepada kakak laki-laki Dalton yang bernama Jonathan. Ia juga meminta Dalton  yang masih cukup muda untuk membantunya mengajar.

Dua tahun kemudian, Saudaranya kemudian kembali membeli sekolah di Kendal, Inggris. Dimana sekolah tersebut berisi 60 murid. Sebagai seorang guru, John Dalton memanfaatkan pengalaman dua mentor penting yakni Elihu Robinson yang cerdas dalam bidang sains dan John Gough seorang sarjana matematika.

Dari orang-orang inilah, Dalton kemudian memperoleh dasar-dasar ilmu matematika. Robinson dan Gough juga ahli meteorologi amatir di Lake District, Inggris. Dari mereka, Dalton memperoleh pengetahuan praktis mengenai konstruksi dan penggunaan instrumen meteorologi. Hal ini membuat sepanjang hidup Dalton terus tertarik dalam hal meteorologi.

 Karir Sebagai Ilmuwan

Pada tahun 1793, John Dalton pindah ke Manchester, Inggris. Disana ia mengajar matematika di akademi New College. Disini ia membawa semua catatan dan esainya mengenai meteorologi yang ia amati bersama dengan teman-temannya yang bernama John Gough dan Peter Crosthwa

Karyanya yang berjudul Meteorological Observations and Essays diterbitkan pada 1793. Karya ilmiahnya tersebut kemudian menimbulkan sedikit kehebohan karena gagasannya mengenai meteorologi sangat orisinil dan lebih berkembang.

Awalnya menimbulkan sedikit kehebohan tetapi berisi gagasan orisinal yang, bersama dengan artikel Dalton yang lebih berkembang, menandai transisi meteorologi dari topik cerita rakyat umum ke pencarian ilmiah yang serius.

Dalton yang dilahirkan dan dibesarkan di Lake District sebuah wilayah pegunungan di Inggris. Hal ini membuatnya dapat dengan baik mengamati berbagai fenomena meteorologi atau cuaca.

Dalton memiliki pandangan yang bertentangan dengan pendapat kontemporer bahwa atmosfer adalah campuran fisik dari sekitar 80 persen nitrogen dan 20 persen oksigen. Dan menurutnya bukan senyawa unsur tertentu.

Dalton mengukur kapasitas udara dalam menyerap uap air dan variasi tekanan parsial dengan temperatur. Ia mendefinisikan tekanan parsial dalam istilah hukum fisika di mana setiap konstituen dalam campuran gas memberikan tekanan yang sama jika hanya terdapat gas saja. Salah satu rekan sejawat Dalton, ilmuwan Inggris John Frederic Daniell kemudian memujinya sebagai “bapak meteorologi”.

Setelah kedatangannya di Manchester, John Dalton terpilih sebagai anggota Manchester Literary and Philosophical Society. Kontribusi pertamanya kepada masyarakat ini adalah sebuah makalah yang merupakan publikasi pertama mengenai buta warna yang kemudian dikenal sebagai Daltonisme.

Teori Atom John Dalton

Meskipun terminologinya agak sedikit berbeda dengan yang kita gunakan sekarang, Teori Atom dari John Dalton dengan jelas mengemukakan konsep tentang atom, molekul, elemen dan campuran kimia.

Dalam catatannya, John Dalton mencatat terdapat 20 elemen atau kelompok atom. Inilah yang kemudian dikenal dengan nama Tabel Periodik Pertama di dunia. Dimana kini lebih dari 100 elemen atau atom sudah diketahui.

Meskipun perbedaan tipe atom berlainan beratnya, Dalton tetap berpendapat bahwa tiap dua atom dari kelompok serupa adalah sama dalam semua kualitasnya. Hal ini termasuk “mass” (kuantitas material dalam suatu benda diukur dari daya tahan terhadap perubahan gerak).

John Dalton juga memasukkan di dalam bukunya berupa satu daftar yang mencatat berat relatif dari berbagai jenis atom yang berbeda-beda, Daftar Atom yang dicatat oleh John Dalton merupakan kunci tiap teori kuantitatif atom.

John Dalton juga menjelaskan dengan gamblang bahwa tiap dua molekul dari gabungan kimiawi yang sama terdiri dari kombinasi atom serupa. Misalnya, tiap molekul “nitrous oxide” (N2O) terdiri dari dua atom nitrogen dan satu atom oxygen).

Dari sini membentuk sesuatu gabungan kimiawi tertentu, yang senantiasa terdiri dari elemen yang sama dalam proporsi berat yang sepenuhnya sama.

Ini adalah “hukum proporsi pasti,” yang telah ditemukan melalui eksperimen oleh ilmuwan bernama Joseph Louis Proust beberapa tahun lebih dulu.

Begitu meyakinkan cara Dalton menyuguhkan teori ini, sehingga dalam tempo dua puluh tahun dia sudah diterima oleh mayoritas ilmuwan Manchester, Inggris.

Lebih dari itu, Para ahli kimia juga mengikuti apa yang diusulkan oleh buku John Dalton seperti menentukan secara persis berat relatif atom, analisa gabungan kimiawi dari beratnya, menentukan kombinasi yang tepat dari atom yang membentuk tiap kelompok molekul yang punya kesamaan ciri.

Sejarah Atom

John Dalton bukanlah orang pertama yang beranggapan bahwa semua obyek material terdiri dari sejumlah besar partikel yang teramat kecil yang disebut atom.

Perlu diketahui, Sejarah mengenai Atom pertama kali diajukan oleh oleh filsuf Yunani kuno yang bernama Democritus. Hipotesa Democritus itu diterima oleh Epicurus seorang filsuf Yunani lainnya).

Hipotesa ini kemudian dimuat dalam sebuah syair oleh penulis Romawi yang bernama Lucretius dalam syairnya yang berjudul “De rerum natura” (Tentang hakikat benda).

Bapak Kimia

Walaupun Teori Atom John Dalton memiliki banyak kelemahan misalnya mengukur berat atom namun argumen dasarnya adalah benar. Dan mengatasi kecacatan dari teori Atom Dalton, pada tahun 1858 seorang ahli kimia Italia bernama Stanislao Cannizzaro yang menunjukkan kegunaan hipotesis Amadeo Avogadro dalam menentukan massa molekul.

Sejak itu, ahli kimia telah menunjukkan teori atom dari John Dalton sebagai faktor kunci yang mendasari kemajuan pesat dalam dunia ilmu kimia. Ilmu kimia organik misalnya berkembang pesat setelah teori Atom dari John Dalton diterima. Teori atom yang diajukan oleh John Dalton kemudian memberinya julukan sebagai “Bapak Kimia”.

Teori Atom Modern dari John Dalton kemudian menjadi dasar pengembangan lebih lanjut oleh banyak ilmuwan. Sebut saja seperti Bohr dan Ernest Rutherford.

Penghargaan John Dalton

Setelah usia 50 tahun, John Dalton terus melakukan penelitian di berbagai bidang. Ketika dihadapkan dengan penolakan Royal Society atas makalahnya pada tahun 1838 yang berjudul “On the Arseniates and Phosphates,” Dalton kemudian mencetaknya secara pribadi.

Teori atom yang ia kemukakan akhirnya mulai membuktikan nilainya dan ia kemudian mendapat pengakuan luas. Dalam biografi John Dalton seperti yang ditulis oleh Sydney Ross dalam Ensiklopedia Britannica bahwa sebagai penghargaan, John Dalton terpilih menjadi anggota Royal Society of London dan Royal Society of Edinburgh.

Penghargaan John Dalton sebagai ilmuwan kimia ternama ia terima dari Universitas Oxford. Ia juga terpilih sebagai anggota kehormatan di Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis menggantikan tempat Sir Humphry Davy yang wafat.

 John Dalton juga menerima uang pensiun dari kerajaan Inggris. Di Manchester, Ia terpilih sebagai presiden Literary and Philosophical Society pada tahun 1817. Ia memegang jabatan itu selama sisa hidupnya.

John Dalton tetap tinggal di Manchester dan mengajar murid-muridnya. John Dalton yang dikenal sebagai Bapak Kimia dan Penemu Atom pertama kali ini meninggal karena stroke.

Ia wafat pada tanggal 27 Juli 1844 di Manchester, Inggris. Ketika wafat, ia dimakamkan secara kenegaraan.

sumber : biografiku.com

BILANGAN KUANTUM DAN KONFIGURASI ELEKTRON

BILANGAN KUANTUM
 Bilangan kuantum adalah bilangan yang menyatakan alamat elektron,menurut Schrὂdinger elektron bergerak mengelilingi inti atom dengan orbital ( tingkat energi dari suatu ruang yang memiliki peluang terbesar untuk menemukan elektron di sekitar inti atom). Ada tiga bilangan yang mencirikan orbital elektron yaitu bilangan kuantum utama,bilangan kuantum azimuth,dan bilangan kuantum magnetik.
bilangan kuantum

a.Bilangan kuantum utama (n)

Bilangan kuantum utama menentukan besarnya tingkat energi suatu elektron yang mencirikan ukuran orbital.Nilai bilangan kuantum utama merupakan bilangan bulat dari 1 sampai tak terhingga ( n = 1,2,3,4……,∞).Semakin besar nilai n semakin jauh letak elektron dari inti atom.Nilai bilangan kuantum utama dikaitkan dengan model atom Bohr,yaitu nilai n = 1 elektron terletak pada kulit K ,n = 2 elektron terletak pada kulit L,n = 3 elektron terletak pada kulit M,dan seterusnya.

b.Bilangan kuantum azimut atau momentum sudut (Ɩ)

Bilangan kuantum azimuth (Ɩ) memberikan informasi tentang bentuk orbital.Nilai Ɩ  tergantung pada nilai bilangan kuantum utama (n).Nilai Ɩ adalah dari 0 sampai dengan ( n – 1) untuk setiap nilai n.Untuk nilai Ɩ = 0melambangkan sub kulit s; nilai Ɩ = 1 melambangkan sub kulit p; nilai Ɩ = 2 melambangkan sub kulit d; dan nilai Ɩ = 3 melambangkan sub kulit f.

c.Bilangan kuantum magnetic (m)

Bilangan kuantum magnetic (m) menentukan arah orientasi dari orbital di dalam ruang relatif terhadap orbital yang lain.Nilai m antara – Ɩ sampai + Ɩ.

Terdapat keterkaitan antara bilangan kuantum utama (n),bilangan kuantum azimut (l) dan bilangan kuantum magnetic(m)

Tabel 1.Hubungan antara bilangan kuantum n,l,dan m.

Nilai n

Nilai l

Nilai m

Jumlah orbital

Lambang orbital

1

0

0

1

1s

2

0

0

1

2s

1

-1,0,+1

3

2px,2py,2pz

3

0

0

1

3s

1

-1,0,+1

3

3px,3py,3pz

2

,-2-1,0,+1,+2

5

3dxy,3dxz,3dyz,3dx2- y2,3dz2

d. Bilangan kuantum spin ( s atau ms)

Bilangan kuantum spin menggambarkan arah rotasi/perputaran elektron pada sumbunya.Setiap elektron dapat berputar pada sumbunya sesuai dengan arah jarum jam atau berlawanan arah dengan jarum jam sehingga probabilitas elektron berputar searah jarum jam adalah ½ dan probabilitas elektron berputar berlawanan dengan jarum jam juga ½.Untuk membedakan arah putarannya maka diberi tanda positif dan negatif.Jadi nilai bilangan kuantum spin hanya ada dua macam yaitu +1/2 dan –1/2.

KONFIGURASI ELEKTRON

Konfigurasi elektron menggambarkan penataan elektron-elektron dalam suatu atom. Penataan elektron ini berdasarkan beberapa aturan sebagai berikut:

a.Aturan Aufbau

Aufbau artinya membangun,elektron mempunyai kecenderungan untuk menempati sub kulit yang tingkat energinya rendah.Urutan tingkat energi dari yang paling rendah ke yang paling tinggi adalah sebagai berikut:1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 4d,…dan seterusnya.

urutan tingkatan energi



b.Larangan Pauli

Larangan Pauli menyatakan bahwa di dalam satu atom tidak boleh terdapat dua elektron dengan empat bilangan kuantum yang sama.Orbital yang sama akan mempunyai bilangan kuantum n,l,dan m yang sama,yang bisa membedakan hanyalah bilangan kuantum spin (s).Jadi setiap orbital hanya dapat terisi dua elektron dengan arah spin yang berlawanan.Dengan demikian jumlah maksimum elektron dalam setiap orbital adalah sebagai berikut: Subkulit s terdiri dari 1 orbital,dapat ditempati oleh maksimum 2 elektron,subkulit p terdiri dari 3 orbital,dapat ditempati oleh maksimum 6 elektron,subkulit d terdiri dari 5 orbital,dapat ditempati oleh maksimal 10 elektron.


azas larangan Pauli





c.aturan Hund

Aturan Hund menyatakan bahwa keadaan paling stabil adalah ketika elektron-elektron tersebut tersebar ke semua orbital dengan spin yang sejajar.


aturan Hund

TERMOKIMIA

  Siswaku yang berbahagia, apakah kegiatan di ekstrakurikuler pramuka pada malam hari yang memberikan kesan paling menyenangkan? Ya, betul k...